The Power of Positive Thinking

Posted: Juli 10, 2016 in Religi

positive-thinking

Ketika kita hanya mampu membeli tas tangan seharga Rp 500 ribu sementara kawan kita membeli tas tangan seharga Rp 5 juta,  kita bilang kawan kita berlebihan. Padahal ia belanja tak pakai uang kita.
Ternyata ia sudah berhemat untuk tidak membeli tas seharga Rp 40 juta yang sanggup ia beli.

Ketika kita hanya mampu hidup selalu di dekat suami,sementara kawan kita berpisah jarak dan waktu dengan suaminya, kita bilang kawan kita gegabah. Kita bilang ia menggadaikan rumah tangga demi materi.
Ternyata ia tetap hidup rukun dan bahagia dalam perjuangan rumah tangganya.

Ketika kita hanya mampu menjadi ibu rumah tangga,sementara kawan kita memilih bekerja sebagai pegawai, kita bilang ia menggadaikan masa depan anak.
Ternyata ia bangun lebih pagi dari kita, belajar lebih banyak dari kita, berbicara lebih lembut pada anaknya, dan berdoa lebih khusyuk memohon pada TUHAN  ALLAH kita untuk penjagaan anak-anaknya.

Ketika kita hanya mampu mengatur uang belanja Rp 1 juta sebulan,sementara kawan kita bercerita pengeluaran belanja bulanannya sampai Rp 10 juta , kita bilang ia boros. Padahal ia tak pernah berhutang pada kita. Pinjam uang pun tidak.
Ternyata mereka beramal  lebih banyak dari uang belanjanya.
Ternyata mereka tak pernah lupa memberikan sumbangan.

Siapa yang rugi?
Kita…
Belum-belum sudah mudah menilai. Bisa jadi malah berburuk sangka. Padahal kita tak pernah tahu apa yang sebenarnya orang lain hadapi, orang lain lakukan, di luar sepengetahuan kita.

Saudaraku…
● Jangan mengukur sepatu orang lain dengan kaki kita.
● Jangan pernah mengukur kehidupan orang lain dengan ukuran hidup kita.
● Jangan menggunakan kacamata kita utk menilai orang lain, penampilan luar belum tentu mencerminkan sifat aslinya.
● Jangan sibuk mengurusi urusan orang lain, apalagi ketika kita tidak tahu apa-apa tentang hal tsb.

Mungkin itulah kenapa sepatu kaca Cinderella only fits for her.

Every life we’re living only has one size for each of us.

Sibuklah memperbaiki diri sendiri, bukan menilai orang lain. Karena hanya dengan diri sendiri menjadi lebih baik lah maka orang-orang di sekitar kita akan menerima dampak positifnya, dan dunia pun akan menjadi lebih baik…

Iklan

anak-hebat

Saya sebenarnya sangat tertarik pada cerita dosen Unair yang sayang saya tak tahu namanya. Di beberapa WhatsApp saya baca rekaman momen yang dia catat saat menerima seorang siswa SLB yang mencari alamat. Dari Jogja, anak SLB itu ditugaskan gurunya mencari alamat di Surabaya.

Itulah penentuan kelulusannya. Dosen tadi merekam momen itu yang menyebabkan kebahagiaan si siswa. Sewaktu didalami, pak dosen mencatat, anak itu tak boleh diantar, tak boleh pakai taksi atau becak. Harus cari sendiri walau boleh bertanya. Ya, seorang diri.

Saya pikir di situ ada tiga orang hebat. Pertama adalah gurunya yang punya ide dan berani ambil risiko. Bayangkan, ini siswa SLB dan kalau dia hilang, habislah karir pak/bu guru itu. Apalagi kalau dia anak pejabat atau orang berduit. Kata orang Jakarta, “bisa mampus”. Saya sendiri yang menugaskan mahasiswa satu orang satu negara pernah mengalami hal tersebut.

Kedua, orang tua yang rela melepas anaknya belajar dari alam. Ya, belajar itu berarti menghadapi realitas, bertemu dengan aneka kesulitan, mengambil keputusan, dan berhitung soal hidup, bukan matematika imajiner. Belajar itu bukan cuma memindahkan isi buku ke kertas, melainkan menguji kebenaran dan menghadapi aneka ketidakpastian.

Orang tua yang berani melepas anak-anaknya dan tidak mengganggu proses alam mengajak anak-anaknya bermain adalah orang tua yang hebat. Memercayai kehebatan anak merupakan awal kehebatan itu sendiri.

Ketiga, tentu saja si anak yang bergairah mengeksplorasi dan ’’membaca’’ alam. Anak-anak yang hebat adalah anak-anak yang berani keluar dari cangkangnya. Keluar dari rahim, dari selimut rasa nyaman, tidak lagi dibedong, digendong, atau dituntun. Berjalan di atas kaki dan memakai otaknya sendiri

Otak Orang Tua

Tetapi, yang terjadi selanjutnya adalah sebuah tragedi. Semakin kaya dan berkuasa, orang tua semakin “menguasai” anak-anaknya. Pasangan diatur dan dipilih orang tua, jurusan dan mata kuliah, bahkan siapa dosennya, lalu juga di mana bekerja. Ini sungguh sebuah kelas menengah yang sudah kelewatan.

Bahkan, begitu bekerja, kita menemukan sosok-sosok yang, maaf, “agak bodoh”. Katanya lulusan universitas terkenal, IPK tinggi, tetapi sama sekali tidak bisa mengambil keputusan. Dan di antara teman-temannya, mereka dikenal sebagai sosok yang tidak asyik, sulit “linkage” atau mingle dengan yang lain.

Setelah tinggal di mes, teman-temannya baru tahu. Ternyata, beberapa hari sekali “mami”-nya menelepon dan nangis-nangis karena merasa kehilangan. Nasihat “mami” banyak sekali dan si anak terlihat takut. Disuruh nego soal gaji, dia pun nego, padahal kerja baru seminggu dan belum menunjukkan prestasi apa-apa. Begitu disuruh mami pulang, pulanglah dia tanpa izin dari kantor.

Anak saya sendiri sejak SMP sudah dididik mandiri. Maka saat di SMA, dia sudah tidak sulit mengambil keputusan. Bahkan saat kuliah di negeri seberang, dengan cepat dia bisa memilih tempat tinggalnya. Sedangkan anak seorang pegusaha butuh dua bulan. Waktu saya tanya mengapa, dia jelaskan bahwa setiap kali anaknya dapat rumah, ibunya menganulir.

Saya bayangkan betapa rumitnya pesta pernikahan anak-anak yang orang tuanya seperti itu. Tanpa disadari, mereka membuat otak anak-anaknya kosong, terbelenggu, tak terlatih. Semua itu adalah otak orang tua, bukan otak anaknya

Namun, ketika kolom tentang dagelan orang tua saya tulis beberapa hari lalu itu beredar luas lewat media sosial, saya punya kesempatan untuk “membaca”.

Mayoritas pembaca tertampar ketika dikatakan bahwa anak-anaknya hebat, tetapi telah merusaknya dengan memberikan pengawalan “superekstra”. Namun, saya juga menemui orang tua yang bebal, yang mengancam saya harus diperiksa KPAI karena mereka menganggap anaknya yang sudah mahasiswa masih “di bawah umur”.

Bahkan, ketika saya katakan, “Jangan Latih Anak-Anak Dijemput KBRI”, mereka protes dengan dalih KBRI itu dibiayai negara, untuk melindungi anak-anak mereka. Ada juga yang sangat takut anaknya kesasar, jadi korban perdagangan manusia, diperkosa, dan seterusnya.

Terus terang, mereka itulah yang seharusnya berubah. Takut berlebihan bisa membuat anak-anak “lumpuh” dan bermental penumpang. Anak-anak itu merasa akan selalu pintar kalau di sekolah juara kelas. Padahal, pintar di sekolah tidak berarti pintar dalam hidup.

Kalau memang lokasi kunjungannya berbahaya, tentu bisa dipelajari. Anak-anak kita, khususnya mahasiswa (bahkan kelas 2–3 SMA), bisa diajak membaca lingkungan. Orang tua bisa memberikan advis, bukan mengambil keputusan.

Tetapi, harus saya katakan, melatih anak-anak berpikir dan mengambil keputusan sedari muda amatlah penting. Sepenting membangun pertahanan dan keamanan negara, kita butuh penerus yang cerdas dalam menghadapi kesulitan dan ketidakpastian. Sebab, itulah situasi yang dihadapi anak kita kelak pada abad ke-21 ini.

Saya juga dapat pesan dari guru besar perempuan UI yang disegani dan dari bupati Trenggalek. Dari guru besar UI, saya mendapat cerita bagaimana pada usia SMP dia sudah ditugaskan ayahnya menyusul sendiri ke Padang. Di sana, ayahnya yang tentara mendapat tugas baru. Dia pun harus mencari sekolah sendiri dan mendaftar sendiri.

Lalu, ketika setahun tinggal di sana, ayahnya ditugaskan panglima untuk tugas belajar ke Amerika Serikat. Tinggallah si anak harus merajut hidup dengan bekal seadanya di kota yang belum dia kenal. Tetapi, hasilnya, dia menjadi pemikir yang dikenal kaya dengan empati, bukan tipe manusia berwacana.

Sementara itu, dari Bupati Trenggalek Emil Dardak, saya mendapat proof bahwa apa yang dididik orang tua pada masa kecilnya amat bermanfaat untuk mengantarnya ke tugas hari ini. Ayahnya, Hermanto Dardak, mantan wakil menteri PU, sering mengajak Emil ke luar negeri kalau ada undangan seminar. Sesampai di kota itu, Emil ditugaskan jalan-jalan sendiri mengenal kota.

Emil menulis melalui WA ke saya, “Saya beruntung punya orang tua yang kuat jantung dan beri kesempatan untuk membangun masa depan yang saya mampu jalani, meski berisiko.” Anda tahu, bupati muda ini meraih gelar doktor dari Jepang pada usia 22 tahun.

Perjalanan hari ini membentuk anak-anak kita pada hari esok. Saya harap orang tua kelas menengah siap berubah. Janganlah khawatir berlebihan. Berikanlah kepercayaan dan tantangan agar mereka sukses seperti Anda. Sebab, rumput sekalipun, kalau tak tembus matahari, akan berubah menjadi tanah yang gundul.

oleh : Rhenald Kasali

The Power of Slow

Posted: Februari 28, 2016 in Bisnis

images

By Jamil Azzaini

Saat para trainer baru bermunculan karena peran social media, saya hampir tergoda untuk menggunakan cara-cara instant untuk populer dan meraih keuntungan. Bersyukur guru kehidupan saya mengingatkan “Jamil, hidup bukan hanya tentang uang dan popularitas. Hidup juga tentang konsistensi dan integritas.”

Salah satu soulmate saya, Imam Suyono menasehati “tidak perlu habis-habisan membangun pencitraan lewat sosial media sebab itu hanya bedak dan lipstik. Biarkan orang tahu secara alamiah tentang kualitas diri kita. Tidak perlu pakai bedak dan lipstik berlebihan. Orang yang fokus kepada bedak dan lipstik dalam jangka panjang akan rusak saat terlihat aslinya.”

Saat saya “iri” dengan berbagai keberhasilan trainer lain karena trik-trik bisnisnya, sahabat bisnis saya, Indrawan Nugroho selalu berkata “kepala boleh panas, hati tetap dingin mas. Musik yang kita mainkan berbeda dengan mereka. Musik kita mungkin kurang “ngepop” seperti mereka tetapi musik kita akan bertahan lama, mereka musiman saja.”

Ya, ternyata membangun reputasi bisnis dan integritas diri itu tak boleh instant, berbahaya. Sesuatu yang dulu membuat saya iri, satu per satu kini tumbang bahkan menyisakan banyak masalah. Sementara bisnis yang saya jalani dengan “slow” alhamdulillah kini terus bertumbuh bahkan kelebihan order.

Kini saya percaya dengan The Power of Slow, saat membangun bisnis tidak perlu buru-buru untuk berhasil. Bangun pondasi bisnis secara bertahap dan berkelanjutan. Kuatkan SDM, bangun tim, dan siapkan sistem yang kokoh. Ketika kita menyiapkan itu semua, boleh jadi bisnis tampak berjalan slow alias lambat. Bersabarlah. Itu proses yang memang harus dilalui.

The Power of Slow bukan berarti lelet, lambat, malas. The Power of Slow adalah membangun kekuatan, menyiapkan diri dan menyempurnakan hal-hal yang masih kurang.

Ketika semua sudah siap dan kuat, saatnya kita berlari cepat bersaing dengan yang lebih kuat. Perlahan dan pasti kita bisa mengimbangi bisnis lain yang lebih besar dan lebih lama. Ibarat hidup, kita harus tahu kapan berjalan, kapan marathon dan kapan sprint. Saat membangun bisnis, saran saya, gunakan The Power of Slow. Mungkin orang lain melihat kita lambat namun sesungguhnya kita sedang membangun dan menyiapkan kekuatan. Setuju?

Salam SuksesMulia

5 Sikap Untuk Enterprenuer

Posted: Februari 12, 2016 in Bisnis

IMG_20160212_095932.jpg

Ini hanya cerita fiktif :

Alkisah ada pebisnis UKM yg sudah 10 tahun menjalankan usahanya, jumlah team nya 3 orang.

Sangat efisien dan low cost…

Sebagai seorang pembelajar gemar ikut seminar dan workshop dimana mana.

Skill nya luar biasa banyak…

Di perusahaan dia paling ahli menjalankan semua strateginya…

Sebagai orang yg aktif di berbagai komunitas jaringan networkingnya luar biasa banyak…

Dalam mengatur keuangan masih di pegang sendiri, karena takut di tipu karyawan.

Waktu terus berjalan 10 tahun kemudian masih status nya UKM….

Pebisnis ini pengen banget expansi dan punya team solid sehingga tidak menjadi superman…

Ada yg salah ???

Tidak ada..

SKILL nya kelewat jago…

Yg tidak dimiliki “hanya” SIKAP :

1. TRUST, percaya sama orang lain, banyak yg lebih ahli dari “saya” dalam menjalankan pekerjaan ini.

2. BERANI ambil resiko, tidak ada yg jamin berhasil 100% ketika expansi, begitu juga ketika rekrut team.

3. BERBAGI, tambah team dan expansi artinya berbagi rezeki dan bisa menularkan kebaikan kepada banyak orang.

4. RESPONSIBLE, sikap semua kemajuan yg terjadi adalah tanggung jawab “saya”, bukan karena kondisi ekonomi bukan karena skill nya karyawan.

5. KOMITMEN, memastikan yang di janjikan terpenuhi, karena kebanyakan yg dikerjakan dan aktif di banyak tempat, maka akhirnya banyak yg tidak bisa dipenuhi janji nya juga, sehingga orang lain kurang percaya…

#ini cerita hanya fiktif 😔

==============

Teguh Wibawanto

Yang SOLUTIVE akan DISRUPTIVE

Posted: Februari 10, 2016 in Bisnis

CEO Words
Sabtu, 30 Januari 2016

Sedang ramai diperbincangkan tentang sebuah zaman yang akan menggilas mereka yang tidak mau berubah : DISRUPTION ERA.

Konon kabarnya, kemajuan dunia teknologi dan telekomunikasi akan memporak-porandakan bisnis model yang ada. Disctarra yang harus tutup, MNC yang deg-deg an akan kehadiran netflix, perusahaan distribusi yang mulai terpangkas oleh jalur penjualan online, sampai sampai seminar-seminar offair yang pelan-pelan beralih ke webinar.

Sebenarnya bagaimana sebuah bisnis tergilas, lalu bisnis seperti apakah yang dapat menggilas? Berikut paparan saya,

*****

Sekitar tahun 90an tengah, rumah saya kedatangan om-om petugas telkom lengkap dengan baju lapangannya. Sebuah perangkat kecil dipasang dipojok ruang keluarga. Mereka bilang itu “telepon”.

Semenjak benda itu terpasang, Saya yang ber-ayah-kan orang lapangan, sedikit demi sedikit mulai terobati dengan obrolan via telepon antara Balikpapan dan Badak Operation.

Selang hampir 20 tahun, alhamdulillah alat itu masih terpasang di rumah. Faktanya, hari ini alat itu tidak terpakai sama sekali. Kami semua sudah terhubung via mobile phone.

mungkin Anda juga mengalami hal yang sama.

*****

Oleh para pakar bisnis, hal ini disebut dengan disruption, atau penggilasan sebuah bisnis model baru terhadap bisnis model yang lama.

Dahulu Telkom memanfaatkan jejaring kabel untuk mengalirkan gelombang suara lewat fix line. Kemudian hadir era GSM. Alhamdulillah Telkom sudah menyiapkan unit usaha untuk menggilas dirinya sendiri : TELKOMSEL.

Tapi ini tidak terjadi pada PT POS. Bisnis model yang berawal dari pengiriman surat harus dilumat oleh email. Jasa transfer uang via wesel pos juga harus pasrah dihajar bank-bank pendatang. PT POS skrg mati-matian ganti gigi bisnis model jadi payment gateway dan berfokus pada ekspedisi. Semoga berhasil.

Ada disctarra yang tutup karena MP3 dan Film digital bajakan sudah tersedia open source. Ada ratusan perusahaan travel yang harus gigit jari dilumat Traveloka. Ada ratusan kios-kios HP yang harus ridho bersaing harga miring sinting dengan Lazada. Apa boleh buat. Mereka tergilas oleh penggilas.

*****

Tapi saya gak setuju jika isu utama kita adalah gilas menggilas. Sebenarnya, yang terjadi hanyalah gerak market yang sangat alami.

Pasar atau market akan beralih pada produk barang atau jasa yang lebih memberikan solusi ke mereka. Lebih baik, lebih murah, lebih cepat dan lebih menyenangkan. Itulah pasar.

Email melumat PT POS karena memang lebih cepat, relatif gratis (jika nempel di wifi tetangga), lalu menyenangkan : bisa attach, bisa reply, cepat, tersimpan dengan baik.

GSM melumat fix line phone. Karena memang bisa dibawa kemana-mana. Ringkas dan cepat. Belum lagi jika perangkatnya adalah smartphone.

Dan perusahaan selular pun, harus siap-siap turun pendapatan karena mereka kehilangan pendapatan dari SMS dan voice. Ingat : aplikasi smartphone sudah dapat memberikan mereka kenyamanan chat dan phone calling lewat layanan data. Mengerikan.

Sekali lagi, yang lebih memberikan solusi, akan menggilas yang kurang memberikan solusi. Sesuatu yang lebih SOLUTIVE akan menggilas mereka yang kurang solutive. Akur.

*****

Sahabat Ziders yang budiman, inilah pentingnya member Zid Club memahami Disruption Era. Kuncinya bukan pada pemakaian teknologi atau gegap gempitanya pola digital dalam bisnis Anda. Yang sangat substantif adalah pertanyaan pertanyaan berikut ini :

1. Anda harus terus berfikir, apakah produk Anda sudah memberikan solusi kepada banyak orang?

2. Apakah ada perusahaan lain yang dapat menyediakan solusi lebih baik?

3. Apakah solusi yang anda tawarkan melalui produk Anda memiliki harga yang kompetitif.

Yuk.. jadilah SOLUTIVE.. atau Anda DISRUPTIVE…

*****

Jika artikel ini manfaat, mohon like – share – comment ya… aksimu adalah apresiasimu..

Ada hadiah baju keke untuk share dan komen terheboh. Ambil sendiri ke kantor ya. Hehehehe…

Rendy Saputra
CEO KeKe Grup

****

Tidak terasa kita sudah melewati 1bulan yang begitu berharga ditahun 2016 ini. Cepat, waktu berjalan sangat cepat. Salah satu partner saya mengatakan hal yg menarik

“Dalam hidup ini satu-satunya yang tidak bisa didaur ulang ialah WAKTU”

Langsung NANCEP di alam bawah sadar saya sampai saat ini

Jawab pertanyaan saya dibawah ini,
Apa yang sudah Anda lakukan selama 1bulan ini ?

Apa PRESTASI yang sudah Anda raih ?

Apa KARYA yang sudah Anda ciptakkan ?

Apa MANFAAT yang sudah Anda berikan untuk banyak orang ?

Apa GOAL dan RENCANA Anda agar Anda terus BERDAYA dibulan yang akan datang ?

Waktu memang berlalu, tetapi ia meninggalkan JEJAK yang tidak mungkin dilupakan. Jejak itu bisa berisi Prestasi, Karya, Manfaat, atau juga sebuah Kesalahan, Kekeliruan, Kebodohan dalam mengambil Keputusan. Apapun itu intinya ia pasti meninggalkan jejak. Mereka yang bertumbuh adlh mereka yg selalu mempelajari dan mengevaluasi setiap jejak yang ia tinggalkan. Bahkan, mereka sering belajar dari jejak orang lain yang lebih dulu gagal ataupun lebih dulu berhasil. Yang tujuannya hanya satu, Agar ia bisa menciptakkan jejak terbaik dalam hidupnya. Artinya dibutuhkan waktu BERPIKIR untuk kita mendapatkan strategi agar bisa meninggalkan JEJAK TERBAIK dalam setiap waktu dlm hidup ini

Mentor saya yang cukup KAYA memiliki BUDAYA yang sederhana tetapi sangat BERDAMPAK bagi jejak kehidupannya. Yaitu INVESTASI BERPIKIR minimal 1 jam perhari. Banyak orang bisa kerja keras, tapi sedikit yg kerja cerdas. Sarjana dibayar lebih mahal dibandingkan kuli padahal waktu kerja mereka sama. Apa yang membedakan? Ya, isi yang ada dalam KEPALA mereka yg bisa mereka implementasikan dalam TINDAKAN sehari-hari

MEMILIKI GOAL = BERPIKIR
MEMBUAT RENCANA = BERPIKIR
BERTINDAK DNG BENAR = BERPIKIR

Agar otot bagus, besar dan kuat maka kita harus merusaknya dg mengangkat beban yg berat. Dengan begitu kapasitas nutrisi yg bisa masuk lebih banyak dari sebelumnya. Begitu juga dg OTAK, Olahraga terbaik untuk meningkatkan KAPASITAS otak adlh dg BERPIKIR dan cara agar Anda bisa berpikir BENAR dan BAIK adlh dg Memberikan PERTANYAAN yang juga benar

So, Mulailah INVESTASI BERPIKIR minimal 1 Jam sehari. Apa yang Anda pikir, 2 hal inilah yang mesti Anda pikir agar Anda bisa meninggalkan Jejak terbaik Anda setiap harinya

1. Buat GOAL Harian
Apa yang mau Anda CAPAI hari ini ?
Banyak orang bukannya tidak mampu mencapi GOALNYA melainkan karena mereka sendiri tidak memiliki GOAL. Tanpa GOAL maka kita mengikuti arus, dan mengikuti arus sama seperti kita sedang berjudi, tidak tahu akan sampai kemana. Bisa baik, bisa buruk dan saya yakin Anda tidak seburuk itu dalam memanage diri dan kehidupan Anda

Contoh, Goal hari ini
– Mencetak Omset Rp 10juta
– Memenangkan Kesepakatan dg Klien
– Meningkatkan Produktifitas Karyawan dsb

2. Buatlah PROGRESS untuk Mencapai GOAL
Tujuan tanpa rencana itu kebodohan dan rencana tanpa tindakan itu sia2. Mulailah berpikir tentang progress yg Anda mesti lakukan untuk mencapai goal anda secara detail. Goal adlh Tujuan dan progress adlh PETA untuk mencapai tujuan. Tanpa peta Anda akan kebingungan dan bisa kehilangan banyak waktu, tenaga ataupun uang

Contoh, GOALNYA adalah Mencetak Omset Rp 10juta

Progressnya
– Membuat Penawaran (Buat dulu konsepnya, value produk / jasa, headlinenya) dsb
– Mengirim ke database seluruh jaringan database yang dimiliki
– Melakukan Follow up propek yg merespon positif dsb

Ingat, Goal bulanan maupun tahunan yang sudah Anda buat bisa TERCAPAI karena Anda terus KONSISTEN menuliskan GOAL harian Anda dan Membuat Rencana harian Anda. Jika Anda berhasil membuat JEJAK HARIAN maka Anda akan berhasil menciptakkan jejak2 keberhasilan berikutnya.

Ingat, tidak semua rencana yang Anda lakukan membuat Anda mencapai Goal Anda, tetapi paling tidak sbg manusia Anda sudah DO THE BEST melakukan yang terbaik disetiap waktu yang sudah Allah berikan

Silahkan share tulisan ini melalui FB saya Arif Yasir Rahman. Semoga berkah dan manfaat

LaTaqrabuZina

Salah satu kaidah yang sangat agung dalam syariat Islam yang mulia ini, bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya tidak memerintahkan suatu perbuatan, kecuali di dalam perintah itu terdapat maslahat yang besar. Begitu juga tidak melarang satu perbuatan, kecuali di dalam perbuatan itu terdapat banyak madharat.

Satu di antaranya, yaitu Allah telah mengharamkan perbuatan zina. Karena dalam perbuatan zina ini terdapat banyak madharat serta kerusakan. Allah berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. [al-Isrâ`/17:32].

Di dalam ayat ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang manusia untuk mendekati perbuatan zina dan semua perantara yang bisa menjerumuskan seseorang ke dalam perbuatan tersebut. Demikian ini, karena zina merupakan perbuatan kotor dan sangat jelek pengaruhnya bagi kehidupan masyarakat. Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutnya dengan kata fakhisyah. Yang berarti, perbuatan yang sangat keji. Perbuatan zina bertentangan dengan akal sehat. Fitrah yang selamat akan berusaha menghindar darinya, sehingga Allah Azza wa Jalla menyebutkan sifat kaum mukminin, di antaranya mereka menjaga kemaluan dan tidak melakukan zina. Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ﴿٥﴾إِلَّا عَلَىٰ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ﴿٦﴾فَمَنِ ابْتَغَىٰ وَرَاءَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْعَادُونَ

Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. [al-Mu`minûn/23:5-7].

Inilah sifat orang yang beriman ; mereka selalu menjaga kehormatannya dari hal-hal yang keji dan lebih memilih apa yang telah disyariatkan oleh Allah, yaitu pernikahan. Yang tentunya akan mendatangkan kebaikan serta manfaat yang besar.

Berbeda dengan zina, ia merupakan jalan yang membawa kepada kehancuran dan kenistaan, merusak masyrakat, menimbulkan penyakit berbahaya, bercampurnya nasab, dan juga menyebabkan permusuhan di antara manusia dan kerusakan lainnya yang sangat berbahaya; sehinga pantas apabila Allah Azza wa Jalla memberikan hukuman berat bagi para pelakunya. Allah Azza wa Jalla berfiman:

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. [an-Nûr/24:2].

Ayat ini menunjukkan hukuman yang disyariatkan Allah bagi seseorang yang berzina dan belum menikah. Adapun jika pelakunya sudah menikah, maka hukumannya lebih berat dari yang pertama, yaitu dirajam, dilempari dengan batu sampai mati. Sebagaimana disabdakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ada seorang sahabat, yaitu Ma`iz bin Malik berzina, kemudian ia mengakui perbuatannya; maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اذْهَبُوا بِهِ فَارْجُمُوهُ

Hendaklah kalian membawa orang ini pergi dan rajamlah dia!

Perhatikanlah, wahai jamaah sekalian! Alangkah berat hukuman dunia bagi pelaku zina. Dan sesungguhnya hukuman di akhirat lebih besar, akan tetapi hanya sedikit manusia yang mau berpikir.

Allah Maha Rahman dan Rahim kepada para hamba-Nya. Demikian pula Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat kasih sayang kepada umatnya. Oleh karena itu, Allah dan Rasul-Nya melarang dan mencegah umatnya dari segala perantara yang bisa membawa seseorang kepada kebinasaan tersebut. Di antaranya ialah:

Pertama : Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang hamba untuk mengumbar pandangannya dan melihat kepada sesuatu yang haram untuk dilihat, karena akan membangkitkan nafsu seseorang dan menjerumuskannya ke dalam perbuatan keji. Dan sebaliknya, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan para hamba-Nya agar menundukkan pandangan matanya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka,” sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. [an-Nur/24 ayat 30].

Adapun peringatan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , tersebut dalam sabdanya:

يَا عَلِيُّ لَا تُتْبِعْ النَّظْرَةَ النَّظْرَةَ فَإِنَّ لَكَ الْأُولَى وَلَيْسَتْ لَكَ الثَّانِيَةُ

Wahai Ali, Janganlah engkau ikutkan pandangan yang satu dengan yang lainnya, karena sesungguhnya bagimu yang pertama, bukan yang kedua.

Maksudnya, seseorang tidak berdosa dengan pandangan pertama yang tidak disengaja, dan akan mendapatkan dosa dalam pandangan yang keduanya ketika sengaja melakukannya. Ini menunjukkan, melihat sesuatu yang haram termasuk perantara terjadinya perbuatan zina.

Lantas, kalau pandangan yang seperti ini diharamkan, maka bagaiamana dengan orang yang melihat gambar-gambar wanita seronok dalam majalah-majalah, atau bahkan film-film porno yang akan membangkitkan syahwat? Tentu perbuatan ini lebih diharamkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala . Ketahuilah, pandangan merupakan panah beracun dari panah-panah setan.

Kedua : Islam melarang khalwat. Yaitu berduaan antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram, sebagaimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:

مَا خَلاَ رَجُلٌ بِاْمرَأَةٍ إِلاَّ وَثَالِثُهُمَا الشَّيْطَانُ

Tidaklah seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang wanita, kecuali setanlah yang ketiganya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلَّا وَمَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ

Janganlah salah seorang di antara kalian berdua-duaan dengan seorang wanita, kecuali dia disertai dengan mahramnya.

Lihatlah, wahai jamaah sekalian! Bagaimanakah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menutup segala pintu yang akan membukakan seseorang kepada perbuatan zina. Dalam hadits ini, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang khalwat yang merupakan perantara terjadinya perzinaan. Akan tetapi, kita lihat banyak orang tidak memahami hal ini, sehingga banyak yang biasa berdua-duaan, seperti di kantor-kantor, tempat rekreasi, dan yang lainnya. Bahkan dianggapnya, perbuatan ini merupakan hal biasa dan menjadikannya sebagai sarana perkenalan dengan pasangannya. Atau di kalangan para pemuda biasa dikenal dengan istilah pacaran, dan menjadi kebanggaan. Muncul anggapan keliru, pemuda atau pemudi yang tidak melakukannya dikatakan kuno.

Subhanallah! Tidakkah kita takut dengan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas. Tidakkah kita sadar, bahwa ini merupakan makar setan yang ingin agar manusia menemaninya di neraka nanti?

Sebagai orang tua, kita memiliki kewajiban agar menjelaskan bahwa perbuatan ini diharamkan Allah dan Rasul-Nya dan sangat besar madharatnya. Pantaulah pergaulan anak-anak kita, jangan sampai bergaul dengan orang-orang yang jauh dari norma-norma agama. Nasihatilah anak-anak kita sebelum semuanya terjadi, dan kemudian berakhir dengan penyesalan. Jagalah diri dan keluarga kita dari api neraka, sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. [at-Tahrîm/66:6].

Ketiga : Islam melarang wanita-wanita memperlihatkan auratnya, karena dapat membangkitkan syahwat. Wanita-wanita yang mempertontonkan auratnya, sesungguhnya ia telah menjerumuskan dirinya dan orang lain kepada kehancuran. Bagaimana tidak?! Karena, seorang wanita yang membuka auratnya, kemudian ia berjalan di hadapan para lelaki, tentu ini akan membanggitkan syahwat para lelaki itu, kemudian dapat menimbulkan keinginan untuk melakukan perbuatan keji.

Kita lihat, siapakah yang lebih banyak diganggu? Apakah wanita muslimah yang berpakaian secara baik dan menutup auratnya, ataukah wanita yang mempertontonkan auratnya berpakaian dengan pakaian ketat yang mensifati bentuk tubuhnya?

Jawabnya, tentulah wanita yang kedua lebih banyak diganggu, dan dialah yang menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada para wanita muslimah agar mengulurkan jilbabnya, menutup auratnya. Yang karenanya, ia akan lebih suci. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [al-Ahzâb/33:59].

Akan tetapi, banyak para wanita yang tidak mempedulikan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala ini, dan lebih senang mengikuti gaya orang-orang kafir, wanita-wanita fajir yang jauh dari petunjuk Allah. Bahkan banyak wanita yang merasa senang dan merasa bangga dengan mempertontonkan auratnya. Benarlah yang dikabarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , pada akhir zaman nanti akan ada wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya telanjang. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

Dua golongan penduduk neraka yang aku belum melihatnya; orang-orang yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang dia gunakan untuk memukul manusia, dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang yang berjalan dengan berlenggak-lenggok. Kepala-kepala mereka seperti punuk onta yang miring. Mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium baunya.

Artinya, mereka memakai pakaian tipis atau pakaian ketat, dan pakaian yang menimbulkan fitnah bagi orang yang melihatnya. Sehingga, sekalipun mereka berpakaian, tetapi hakikatnya telanjang. Islam adalah agama yang penuh dengan kemaslahatan. Semua perintahnya pasti bermanfaat, dan semua larangannya pasti mengandung bahaya. Ketika Islam memerintahkan para wanita untuk berjilbab, tentu karena akan menjaga kehormatan. Ketika Islam melarang mengumbar aurat, tentu karena banyak bahaya dan berakibat jelek yang ditimbulkannya, di antaranya tersebarnya perbuatan zina.Inilah beberapa sarana yang bisa menjerumuskan seseorang kedalam perbuatan zina

Zina merupakan salah satu dosa besar dan perbuatan yang sangat keji. Perbuatan ini sangat dimurkai Allah Subhanahu wa Ta’ala . Oleh karena itu, hendaklah seorang muslim menjaga diri dari dosa tersebut, serta menjauhi segala sarana yang bisa membawa dirinya kepada perbuatan nista itu. Dan bertakwalah kepada Allah, karena dengan takwa, seseorang akan selalu terjaga dan tidak terjerumus ke dalamnya.

Marilah kita berdoa kepada Allah, agar terhindar dari perbuatan yang dimurkai itu, karena sesunguhnya, kita tidak terhindar darinya kecuali dengan pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala .

Oleh
Syaikh DR. Syaikh Shâlih bin Fauzân Alu Fauzân

Sobat, Sering kita dengar kalau Bahaya Pornografi itu adalah merusak otak, mengacaukan pikiran, membuat malas.

Just it ???

Ahhhhhh….. saya belum merasa belum puas dengan semua penjabaran itu. Saya butuh yang lebih ekstrim penjabarannya.

Setelah mencari – cari beberapa referensi dan mendengarkan ceramah orang, yang tak kunjung menghilangkan dahaga penasaran itu, Akhirnya saya sekarang tahu Bahayanya Pornografi Bagi Siapapun pecandunya! Dan sekarang saya ingin berbagi kepada anda.

Saya yakin penjabaran saya akan menjelaskan secara krusial, intinya bahaya pornografi itu apa ! Jadi saya mohon banget perhatian anda sebentar! Jadi kalau lagi chatting sambil ngakak-ngakak, lagi facebookan untuk ngomentarin status-status teman, lagi download lagu dan film, atau lagi ngeliat-ngeliat gambar…. Plise………. STOP dulu! Baca artikel ini sampai selesai. Baru anda boleh melanjutkan kegiatan anda tadi. Oke?

Kita Mulai !!!

Pada hari Jumat 1 Oktober 2010 saya mengikuti seminar sehari yand diadakan oleh Yayasan Kita & Buah Hati yang ” dikomandani ” Ibu Elly Risman ,Psi. Pembicaranya adalah : Ibu Elly Risman,Psi dan Dr. Randall F. Hyde,Ph.D

Ibu Elly Risman,Psi adalah pakarnya parenting di Indonesai ini. Dr. Randall F. Hyde,Ph.D adalah seorang psikolog senior di negara Amerika sana.

Fotonya Dr. Randall F. Hyde,Ph.D yang diatas kiri. Kalau Ibu Elly fotonya yang diatas kanan. Jangan ketuker tongue emotikon

Dia ( Dr. Randall F. Hyde,Ph.D ) berkata :

“Percayalah pornografi adalah suatu bencana yang kita sendiri ( maksudnya negara Amerika sendiri ) keteteran.”

“Negara kita dapat mempersiapkan perang, dengan senjata dan tentara. Negara kita bisa menghadapi penyakit dengan temuan obat – 0bat dengan penelitian ilmuwan kami.”

“Tapi untuk pornografi…percayalah…. pada awalnya kami tidak siap dan tidak tahu cara apa yang harus dilakukan untuk melawannya.”

Oia, merebaknya pornografi di Amerika pada saat sekarang, sudah jauh berkurang dibandingkan 20 tahun silam.

Ya ! anak – anak di Amerika sana serta remaja -remaja disana dilanda pornografi 20 tahun lalu. Waktu lagi parah – parahnya banget. Sekarang bisa dikatakan sudah sembuh untuk ukuran penyakit satu negara.

Kalau negera kita Indonesia, sekarang inilah yang lagi merebak – rebaknya!

“Maka dari itu saya datang kesini, karena saya ingin ikut dalam upaya pembersihan pornografi di negara kita ini. Karena negara kamipun pernah dilanda bencana ini. Dan itu sangat mengganggu. Dan syukurnya kami sudah melewati itu sekarang.”

Dia juga berkata :

“I love your country, I love your people”

( Saya sempat terharu mendengarnya )

2 detik kemudian saya tertawa, karena berikutnya dia mengatakan :

“I love your cendol too”

Di tubuh kita banyak hormon yang bekerja.

( Tenang bagi yang agak alergi dengan istilah biologi…. meskipun nanti ada istilah biologi, akan dijelaskan secara santai kok kiki emotikon )

Ada 4 hormon yang yang dirusak cara kerjanya. Hormon ini jika bekerja secara normal. Akan menguntungkan kita. Nah pornografi membuat ke – 4 hormon ini keluar secara berlebihan dan terus menerus.

Inilah “daging” dari artikel ini !

* Dopamine *

Kalau anda sedang kesusahan mengerjakan suatu soal matematika saat ujian, dateng telat, belom makan, eh pas datang ternyata soalnya susah banget… anda pasrah…. lunglai…. merasa bakal jeblok nilanya…. gara-gara tidak ada satupun soal yang bisa anda kerjakan…

Lagi frustasi frustasinya, tiba -tiba ketemu cara ngerjain soalnya,…..

YES !!!!!! I Got IT !!!!! Alhamdullillah !

Bagaimana perasaanya ???? Senang yang bukan main bukan ???!!!! Serasa puas campur bahagia !

Sepertu itulah efek hormon dopamine kalau lagi bekerja. Menimbulkan SENSASI Puas, senang , bahagia di dalam dada.

Eits… tunggu dulu…,

Efek dopamine ternyata menimbulkan peningkatan kebutuhan level.

Maksudnya gini… kalau kemaren anda puas dan loncat loncat kegirangan gara – gara mengerjakan soal anak TK, apakah saat besoknya anda mengerjakan soal yang sama anda merasa puas dan loncat loncat yang sama dengan yang anda lakukan kemaren ???

Tentu tidak ! Anda pasti butuh untuk bisa mengerjakan soal anak SD, baru loncat – loncat kegirangan lagi. Betul gak ???

Seperti itulah efek dari bekerjanya si dopamine.

NAHHHHH ! pornografi itu membuat si dopamine bekerja terus menerus ! sayangnya penyebab dia bekerja adalah karena pornografi !

Ilustrasi :

1. Pertama kali si Nyoman akan berteriak ” oh my god gambar apa sih tuh ! ” ( sambil tutup mata tapi agak direnggangin jarinya buat ngintip )

2. eh kemaren gambar apa sih … ? mengunjungi lagi situs yang menampilkan gambar perempuan memakai bikini tersebut. Dilihat terus….,

3. Besok – besoknya si Nyoman harus melihat perempuan bertelanjang dada agar bisa merasakan sensasi yang ” wuooowwww “

4. Besoknya tentu harus melihat yang lebih parah dari melihat perempuan bertelanjang dada. Bisa yang cuma pakai kancut doank atau langsung bugil.

Begitu seterusnya… dari melihat cewe bugil, melakukan seks, ….. lebih parah…, terus dan terus…,

Harus lebih parah atau minimalnya beda gambar, agar merasakan sensasi ” wuooowwww “.

Bisa dibayangkan kan , setelah puas melihat gambar – gambar yang terparah sekalipun…apa yang harus dilakukan agar merasakan sensasi ” wuooowwww ” ???

Nonton videonya beneran donk ! Lalu seterus dan seterusnya ? Melakukan seks beneran donk ! Bener banget !

Waktu melakukan seks juga begitu…. karena dari awalnya dilandaskan si dopamine tadi, maka akan beda dengan seks yang dilakukan orang normal yang biasa.

Dia selalu butuh teknik seks yang baru, baru dan baru, kalau perlu yang gak normal dan aneh.

Makanya kalau para pelaku seks yang melakukan seks gara – gara pertamanya dia terpincut pornografi, akan butuh gaya yang baru dan menuju ke arah penyimpangan seksual.

Sampai jadi nyoba incest ( berhubungan dengan saudara sendiri ), berhubungan seks dengan binatang, pemerkosaan, penyiksaan dalam seks.

Hanya karena butuh utuk merasakan sensasi ” wuooowwww ” tersebut.

Mereka tahu itu salah, tapi tetap melakukannya.

Mereka tahu itu salah, tapi tidak bisa melawannya.

Itulah parahnya hormon dopamine yang dibikin bekerja secara terus menerus oleh pornografi !

* Neuropiniphrin *

Kalau seorang pebisnis sejati, otaknya dipenuhi dengan yang namanya peluang dan keuntungan.

Ngeliat usaha yang bisa dijadikan ladang uang, selalu dimanfaatkan dengan baik.

Instingnya ke bisniiiiis mulu !

Nah inilah yang terjadi juga terhadap para pecandu pornografi.

Otaknya selalu berputar – putar dengan yang namanya pornografi.

Ngeliat yang ngerangsang dikit, otak udah ngebayanginnya yang lain lain.

Kalau ada perempuan yang memakai baju seksi, mungkin orang normal hanya kan berkata ” perempuan itu seksi” . Tetapi kalau orang yang sudah kecanduan pornografi, akan berfikir, gimana ya rasanya bersetubuh dengan dia…, ( sambil ngiler diem diem bego gitu )

Lagi berdiri disamping perempuan. langsung otaknya ngeres dah ! padahala perempuannya biasa aja. gak ngedance, ngeliuk-liukin badan, apalagi striptise. Sama sekali enggak ! Tapi otaknya sudah yang gimanaaaa gitu.

Itulah yang dirasakan orang yang sudah berurusan dengan pornografi. Ngerusak otak !

Nah inilah yang sering digembor-gemborkan orang bahwa pornografi itu ngerusak otak. inilah yang diamaksudkan. Serign terbayang selalu.

Akibatnya tidak bisa berfikir jernih, males belajar, males mikir, males kretif. Karena otaknya sudah dipenuhi dengan daftar kosakata atau kejadian yang bisa otak dia sambung-sambungin dengan yang namanya seks.

Kerjaannya siapa ? kerjaannya hormon neorupiniphrin yang sudah disutradarai oleh pornografi.

* Serotonin *

Saat seorang perokok lagi stress, dia akan merokok.

Kenapa begitu ??? karena rokok adalah sesuatu yang bisa membuatnya senang… tentram…, damai,….. piss,…. ( itulah betapa shittnya rokok ! )

Itulah efek kerja dari hormon serotonin.

Membuat seseorang merasa nyaman saat hormon itu keluar.

Nah saat orang bersentuhan dengan yang namanya pornografi, hormon itupun keluar.

Fly…… lihat porno, gw fly gw tenang, gw oke…. piss man…..

Efeknya ????!!!!

setiap orang itu kesel… orang itu frustasi… orang itu sedih… orang itu kesepian… orang itu mengalamai hal yang menyulitkan dirinya…. dia akan lari ke pornografi ! Karena itu yang membuatnya tentram.

Sedih ya ??? yaiyalah…

Kalo orang stress, pelariannya ke ibadah.. mantep !

Kalo pelariannya ke bermiditasi..keren !

Kalau pelariannya ke hang out bersama teman- teman atau kalau yang perempuan shooping ? Masih okelah. Lah kalau sebuah pelarian haruslah ke pornografi misalkan langsung ke warnet dan langsung searching xxx ??? yalkkk !

* Oksitosin *

Anda tahu kenapa seorang ibu dengan anak – anaknya ada ikatan batin ?

Karena hormon oksitosinlah jawabannya.

Saat seorang ibu melahirkan, hormon oksitisoin terpancar banjir keluar dari tubuhnya.

Nah efeknya adalah, dia mencintai sesuatu yang membuat orang tersebut mengeluarkan hormon oksitosin itu !

Karena si ibu itu jadi keluar hormon oksitosinnya, gara – gara anak yang dilahirkannya tersebut ! Maka dia akan jadi punya ikatan batin dengan anak tersebut !

Itulah sistem kerjanya si hormon okitosin.

Pornografi itu membuat hormon oksitosin bekerja secara terus menerus pada saat si orang tersebut mengakses pornografi.

Sudah tahu kan akibatnya jadi seperti apa ?

Dia menjadi terikat secara batin dengan pornografi tersebut.

Makanya yang kecanduan pornografi itu, ada rasa kangen, jika tidak melihat pornografi selama beberapa hari.

Jyaaaalllk cuih ! terikat batin dengan pornografi !

Apa yang bisa dibanggakan dengan terikatnya seseorang dengan pornografi ???

Itulah penjabaran saya tentang bahaya pornografi yang saya dapat dari Dr. Randall F. Hyde.

Semoga jelas…. semoga nancep. Semoga makin sadar kalau pornografi itu menyebabkan kerusakan otak secara permanen tapi perlahan. yaiyalah ! yang diserang otak !

Bagi yang baca ini setelah ingin memulai terjun di bidang pornografi, yah sebaiknya berhenti ya. Bagi yang sudah kecanduan dan merasa artikel ini ” kok kayaknya gw banget “, silahkan sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa pornografi itu gak bagus frend!

Kecanduan pornografi sebenarnya sama dengan kecanduan narkoba. Kalau kencauan narkoba jelas keliatan parahnya. Kalau kecanduan pornografi tidak kelihatan secara fisik.

Tahu – tahu sudah bego aja tuh otak. Dan serasa tidak berguna yang namanya hidup.

Oia, terakhir nih….,

Saat sebelum seminar ini dimulai, saya diminta oleh Bu Elly Risman untuk melakukan hal ini!

Sampaikan apa yang kalian dapatkan selama seminar ini kepada minimal 3 orang. Dan katakan kepada orang yang anda sampaikan, untuk menyampaikan kepada minimal 3 orang juga.

Saya menuliskan di blog saya ini, saya rasa yang membaca sudah lebih dari 3 orang. So amanah dari Bu Elly Risman sudah saya jalankan. Nah buat Anda yang sudah baca sampai sini, saya memberikan amanah kepada anda untuk meneruskannya lagi kepada minimal3 orang.

Boleh anda ceritakan dari satu mulut ke mulut, pajang di tautan facebook anda ( Di bawah ada tombol ” Share On facebook ” ), anda kirim ke email teman anda, copy paste di blog anda. Kalau anda mau copy paste bulet bulet di blog anda juga gak papa. Anda cantumkan sumber dan linknya ya bagus. Gak mencantumkan juga gak papa.

Yang penting pengetahuan ini bisa tersebar kepada seluruh penduduk Indonesia. Mari bersama – sama berjuang untuk melawan pornografi yang sedang merebak di negeri kita ini. Dari diri kita, anak – anak kita, untuk sekitar dan teman – teman kita. Dan untuk negera kita tercinta.

(Sumber : khalidabdullah. com)

Semoga Terinspirasi…

NEGOTIATION SKILL

Posted: Januari 12, 2015 in Bisnis

Bagi saya, Trik Terbaik Negosiasi adalah NO TRICK alias KETERBUKAAN. Namun sering kita tak dihadapkan dalam kondisi yang ideal.

Seperti kisah Nabi Muhammad saat ditanya harga, “Modal saya sekian, silakan bayar berapa, yang penting saya gak rugi”.

Jangan berfikir bahwa negosiasi itu adalah “seni menekan lawan”. Karena hal itu akan berdampak pada kredibilitas Anda nantinya.

Mereka yang ‘terkenal’ tukang tawar dengan ‘afgan’ atau tricky berlebih, maka akan mendapat CAP sebagai pebisnis yang patut dihindari. “Ogah bisnis sama dia ahh, tipe injektor, alias suka nginjek orang..”

Beberapa kali saya menerima karyawan, mereka minta gaji dibawah standar yang saya bujetkan, tetap saya beri sesuai bujet saya.

Sebaliknya saat mereka minta diatas bujet, saya lebih memilih untuk tak menawar alias tak menerimanya. Karena saya tak mau ambil resiko dengan ketidakpuasan dia.

Saya pernah menerima seorang karyawan yang sudah berkeluarga. Dia minta gaji 1,5 juta, kemudian saya berikan dia 3 juta.

Kepada beberapa perusahaan klien, yang saya percaya bahwa mereka tak suka menekan, saya merelakan mereka menentukan harga, selama saya tak rugi.

Karena bisnis yang terbaik adalah yang jangka panjang, saling menguntungkan. Bukan sekali pukul terus kabur.

Namun dalam beberapa kasus, kita tak memiliki pilihan kecuali dihadapkan dengan situasi harus bernegosiasi.

Inti dari negosiasi adalah mempertemukan titik tengah yang disebut DEAL. Tapi yang terbaik tetap kita harus siap dengan NO DEAL.

Beberapa poin penting dalam negosiasi adalah:
1. Tentukan penawaran maksimum dan minimum Anda.
2. Ketahui keinginan minimum mereka akan menerima tawaran Anda.
3. Cari pembanding atau alternatif lain.
4. Temukan HIDDEN MESSAGE kelemahan mereka.
5. Tahu timing yang tepat untuk memutuskan atau menunda.
6. Berusahalah untuk Win-Win, jika terpaksa baru Win-Lose.

Nilai minimum dan maksimum Anda pasti sudah Anda ketahui. Bagaimana dengan nilai minimum mereka menerima negosiasi Anda?

Caranya: Gunakan pertanyaan-pertanyaan umpan, yang menghasilkan jawaban HIDDEN MESSAGE. Dengarkan dengan teliti.

Banyaklah mendengar, sedikit berbicara. Karena kelemahan Anda akan terbaca saat banyak bicara.

Contoh Hidden Message (HM):

“Ada warna/size lain gak?” >> artinya harga sudah oke.

“Bisa kurang gak harganya?” >> tak ada pembanding, dia hanya mencoba menawar.

“Hargamu kemahalan” >> bisa jadi ada pembanding lebih murah atau harga Anda lebih dari bujetnya.

“Bisa lebih cepat lagi pengirimannya?” >> harga saat itu tak menjadi masalah.

Sebaliknya jika Anda dalam posisi yang menawar, baiknya Anda memiliki pembanding yang bersaing, agar memiliki posisi tawar yang kuat.

HM juga muncul dalam bentuk ‘keterdesakan’. Dalam kasus itu, uluran waktu akan bermanfaat menekan dia.

Untuk menghindari penekanan dalam negosiasi, selain PEMBANDING lain, Anda juga harus siap dengan NO DEAL.

Dalam beberapa kasus negosiasi, saya lebih memilih lose-lose daripada ditekan secara sadis. Setidaknya memberi pelajaran kepada mereka.

Kembali lagi, negosiasi yang terbaik adalah KETERBUKAAN, saling pengertian, bukan saling menekan. Gunakan ilmu pada tempatnya.

~ Jaya Setiabudi ~

Imam Ibnul Qayyim mengatakan dalam kitabnya Zaadul Ma’aad, bahwasannya orang yang tidur di pagi hari akan menghalanginya dari mendapatkan rizki. Karena waktu subuh adalah waktu di mana makhluk mencari rizkinya, dan pada waktu tersebut Allah membagi rizki para makhluk.

Dan beliau menukil dari Ibn ‘Abbas radliyallahu ‘anhu bahwasannya dia melihat anaknya tidur di waktu pagi maka ia berkata kepada anaknya ‘bangunlah engkau! Apakah kamu akan tidur sementara waktu pagi adalah waktu pembagian rezki? ¹

Tidur yang terlarang adalah tidur ketika selesai shalat shubuh hingga matahari terbit. Karena pada waktu tersebut adalah waktu untuk menuai ghonimah (pahala yang berlimpah). Mengisi waktu tersebut adalah keutamaan yang sangat besar, menurut orang-orang shalih. Sehingga apabila mereka melakukan perjalanan semalam suntuk, mereka tidak mau tidur di waktu tersebut hingga terbit matahari. Mereka melakukan demikian karena waktu pagi adalah waktu terbukanya pintu rizki dan datangnya barakah (banyak kebaikan).”

Dalam hadits Rasulullah Shallallahu’ alahi wassallam yang shahih yaitu
“Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi harinya”
HR. Abu Dawud no. 2606, Tirmidzi no. 1212, Ibnu Majah no. 2236, shahihAt-Targhiib waTarhiib no, 1693

Dan hadits

“Diberikan barakah kepada ummatku di pagi harinya”
HR. Abu Dawud at-Thaayalisy dishahihkan Syaikh Alalbani dalam ShahihJami’ush Shaghir no. 2841

Rasulullah Saw. bersabda:
“Seusai shalat fajar (subuh) janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki.” (HR. Thabrani)

Janganlah kamu tidur, begitu sabda Rasulullah Saw. untuk kita, seusai shalat subuh. Lalu, apa yang kita lakukan seusai shalat subuh? Banyak hal yang dapat kita lakukan. Setelah shalat subuh berjamaah di masjid, kita bisa duduk di ruang tamu untuk membaca Al-Qur’an. Setelah itu, membuka seluruh jendela dan membersihkan rumah. Atau, memulai segala aktivitas yang perlu untuk kita lakukan di pagi hari.

Berkenaan dengan mengisi waktu setelah shalat subuh ini, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim disampaikan, “Peliharalah waktu itu dengan mengisinya melalui tilawah Al-Qur’an satu juz dalam satu hari, berdzikir atau menghafal. Inilah yang dilakukan Rasulullah Saw. selesai menunaikan shalat subuh, bahwa beliau duduk di tempat shalatnya hingga terbit matahari.”

Ada sebuah amalan yang sangat besar fadhilahnya apabila dilakukan seseorang dalam rangka memanfaatkan waktu di pagi hari ini. Hal ini dapat kita ketahui dari sebuah hadits, yakni dari Anas bin Malik r.a., ia berkata bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda:

“Barangsiapa shalat fajar (shalat subuh) berjamaah di masjid, kemudian tetap duduk berdzikir mengingat Allah, hingga terbit matahari lalu shalat dua rakaat (shalat dhuha), maka seakan-akan ia mendapatkan pahala haji dan umrah dengan sempurna, sempurna, dan sempurna.” (HR. Tirmidzi)

Subhânallâh…! Betapa besar pahala orang shalat subuh dengan berjamaah di masjid, kemudian tetap duduk untuk berdzikir hingga terbit matahari, lantas dilanjutkan dengan shalat dhuha, seakan ia mendapatkan pahala haji dan umrah dengan sempurna. Betapa besar pahalanya. Bisakah kita mengamalkanya? Kalau tidak bisa setiap hari, setidaknya seminggu sekali ketika kita libur dan tidak harus berpagi-pagi untuk berangkat bekerja. Apalagi sebagai karyawan, naik bus kota, dan tinggal di Jakarta, biasanya mesti berangkat lebih pagi agar tidak terjebak macet.

Hal yang teramat penting dari pembahasan ini adalah jangan tidur lagi seusai shalat subuh. Marilah kita isi waktu pagi itu dengan beribadah dan memulai aktitivitas harian semenjak pagi hari. Lebih bagus lagi, ketika sudah masuk waktu dhuha, segera kita menunaikan shalat dhuha. Dengan demikian, berarti kita telah mempersiapkan diri untuk menjadi orang yang kaya karena waktu pagi memang penuh keberkahan; berarti kita telah benar-benar siap dalam menyambut datangnya rezeki dari Allah Swt.

Sebelum pembahasan ini kita akhiri, perlu kiranya bagi kita untuk merenungkan apa yang disabdakan oleh Rasulullah Saw. sebagai berikut:

“Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barakah dan keberuntungan.” (HR. Thabrani dan Al-Bazzar).